Friday, 13 March 2015

{Qur'an pure Arabic language and the birth of science nahwu in Arabic}-{Al-qur'an bahasa Arab murni dan lahirnya ilmu nahwu pada bahasa Arab}

                  {Qur'an pure Arabic language and the birth of science nahwu in Arabic}

 In the Qur'an uslub language used is Arabic pure as the Qur'an is the revelation of Allah once the holy book for Muslims, while Arabic is not necessarily purely because Arabic has been damaged due IRREGULARITIES LEADER IN BANI UMAIYAH previously Arabic remains pure at the time of the Prophet and the companions (sons of umaiyah) when the Arabic people used the Arabic language remains (fluent)pure and moreover they are very fanatical quality of the nation and its language, the current leadership by the persian there goes a feeling of pride in the nation and its language that the Arab nation is high and noble class.
    
It raises awareness of the scholars and experts in Arabic, so they build up in unison to maintain B.Arab of keruntuhannya.Dengan destruction of Arabic course no longer understand the Qur'an, while the Qur'an is the holy book should always be maintained and investigated the contents and meaning, for it is the scholars and linguists invent science nahwu (grammar of Arabic) that Arabic can be studied properly by people who do not speak Arabic, so they avoid the errors of pronunciation and can reading (fluent).

Pada Al-qur'an uslub bahasa yang digunakan merupakan bahasa arab murni karena Al-qur'an adalah wahyu Allah swt sekaligus kitab suci bagi umat islam,sedangkan bahasa arab belum tentu murni karena bahasa arab telah rusak diakibatkan PENYIMPANGAN PEMIMPIN DI BANI UMAIYAH yang sebelumnya bahasa arab tetap murni pada zaman nabi dan para sahabat(bani umaiyah)saat itu bahasa arab yang digunakan orang arab bahasanya tetap(fasih)
murni dan bermutu apalagi mereka amat fanatik terhadap bangsa dan bahasanya,saat kepemimpinan oleh orang persia hilanglah perasaan bangga terhadap bangsa dan bahasanya bahwa bangsa arab golongan yang tinggi dan mulia.
    Hal ini menimbulkan kesadaran para ulama dan ahli bahasa arab,sehingga mereka membangun serentak untuk mempertahankan B.Arab dari keruntuhannya.Dengan rusaknya bahasa arab tentu tidak ada lagi yang memahami Al-qur'an,sedangkan Al-qur'an itu adalah kitab suci yang harus selalu di pelihara dan diselidiki isi dan maknanya,untuk itu para ulama dan ahli bahasa mengarang ilmu nahwu(gramatika bahasa arab)agar bahasa arab itu dapat dipelajari dengan baik oleh umat yang tidak berbahasa arab,sehingga mereka terhindar dari kesalahan-kesalahan pengucapan dan dapat membaca dengan (FASIH).

No comments:

Post a Comment