*WORK EXPERIENCE*
At the age of 16-17 yrs I've learned to work hard and heavy to help both parents as well as to meet the needs of every day,at first I will force themselves to work despite the sheer contrast with the heart ,,,in order to meet the needs ofparents in the kitchen ,,,,because sudh used to work eventually was used for bkerja initially impose themselves despite the sheer contrast with the heart ,,,approximately 4tahun ever worked membntu parents home I sngat memorized because I live and feel there is no purpose to bkerja assist parents in the sense CALCULATION but all of it because I belajr Koran and feels its obligations, sbagai boys first if not me Who else if not now when again (in the liver = initiative). At that time alhamdllah during 4y not ask for pocket money each parent unless given ,,,after that I felt tired and jemuh because there is no progress then I ask permission kepda parents and teachers (ustad) to work out of town to wanderfor the provision for the future in mrantau bnyak kinds of work that I experienced and can berknlan with the kinds of people from different areas I am very happy that I feel at home rarely go home yet after beberpa years I lived I finally was contemplated until when I work this way then, ,,until when I lived here then ,,,which at the time I spend all times bkerja heavy and hard to live it,appears on the desires of the heart (the initiative) to skolah package C were not for the advice of parents ,,,but now I'm looking for ways to how the parents permitted ,,,so that parents give pengarahn to attend school in the C package JAKARTA / KEBON ORANGE / kedoya-piss with you while school package C I was applying for work and immediately accepted ,,, placed APARTEMN after that I go home tired with life in the area rantauan then, ,, for reasons that can still keep the feeling of parents in order to remain happy ,,, so I could see the face of the old man so I could see the condition of the parents ,,, when I return often parents feel lost, felt homesick terhadpku ,,,all of them how important approval / permission of parents to smua our actions so blessed of God Almighty,when applying for work in Cirebon directly interview the next day the next day direct placement (GRAGE MALL) at the same time work ,,,but after 1 month I think the results are not in accordance with the expenditure finally I also made a resignation letter ,,,I, too outgoing for bkerja back outside the city (Bandung) to mengumpulkn preparation for the next step ,,,I realized how long I like this then ,,,,the liver was said ari wong mengkenensi nyugi'nang bae office ya cah (B.Cirebon) I'm waiting for the right time to leave the job at the time 1minggu before Eid I went home did not come back for no reason not to return home ,,,the importance of parental consent or permission that Allah approves of our actions ,,,and after that I mendpatkn work like now that I live ,, ,,, alhamdllah remains Sukuri what is with easy-mudahn grateful to Allah menmbah rizki of what I dpat skrang ameen.
Pada umur16-17 thn aku sudah belajar bekerja keras dan berat untuk
membantu kedua orang tua sekaligus untuk memenuhi kebutuhan setiap hari,
pada awalnya aku memaksa kehendak sendiri untuk bekerja walau bertolak belaka dengan hati,,,
demi memenuhi kebutuhan
orang tua didapur,,,,
karena sudh terbiasa bekerja akhirnya sudah biasa untuk bkerja yang pada awalnya memaksakan diri walau bertolak belaka dengan hati,,,
kurang lebih 4tahun lamanya bekerja membntu orang tua dirumah aku sngat hafal karena aku yang menjalani dan merasakan tidak ada maksud tujuan untuk bkerja membantu orang tua dalam arti PERHITUNGAN tapi semua itu karena aku belajr mengaji dan merasa kewajibanya,sbagai anak laki-laki pertama kalo bukan aku siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi(dalam hati=inisiatif).
Pada saat itu alhamdllah selama 4thn tidak minta uang jajan sama ortu kecuali dikasih,,,
setelah itu aku merasa lelah dan jemuh karena tidak ada kemajuan maka aku minta izin kepda orang tua dan guru (ustad) untuk bekerja di luar kota MERANTAU
guna mencari bekal untuk masa depan dalam mrantau bnyak macam-macam kerja yang aku alami dan bisa berknlan dengan macam orang dari berbagai daerah aku sangat senang sehingga aku betah jarang pulang namun setelah beberpa tahun aku jalani akhirnya aku pun merenung sampai kapan aku kerja begini trus,,,
sampai kapan aku hidup begini trus,,,
yang pada saat itu aku habiskan semua masa-masa bkerja berat dan keras pada hidup itu,
muncul pada keinginan hati(inisiatif)untuk skolah paket C bukan karena nasehat orang tua,,,
namun kini aku mencari cara agar bagaimana diijinkan orangtua,,,
sehingga orangtua memberi pengarahn untuk mengikuti sekolah paket C di JAKARTA BARAT/KEBON JERUK/KEDOYA-PESING dengan saudara sambil sekolah paket C aku pun melamar kerja dan langsung diterima,,, ditempatkan di APARTEMN setelah itu aku pulang karena capek hidup di daerah rantauan trus,,, dengan alasan agar tetap bisa menjaga perasaan orang tua agar tetap bahagia,,,agar aku bisa memandang wajah orang tua agar aku bisa melihat kondisi orang tua,,, tatkala aku pulang sering orangtua merasa kehilangan,merasa rindu terhadpku,,,
semua itu betapa pentingnya restu/izin orangtua terhadap smua tindakan kita agar diridhai Allah swt,
saat melamar kerja di Cirebon besoknya langsung interview besoknya langsung penempatan(GRAGE MALL) sekaligus bekerja,,,
namun setelah 1bulan aku berfikir hasil yang didapat tidak sesuai dengan pengeluaran akhirnya aku pun membuat surat pengunduran diri,,,
aku pun kluar untuk bkerja kembali di luar kota (Bandung)guna mengumpulkn bekal untuk langkah selanjutnya,,,
aku pun menyadari sampai kapan aku begini trus,,,,
hati pun berkata:ari mengkenensi nyugi'nang wong kantor bae ya cah(B.Cirebon)aku menunggu waktu yang tepat untuk pergi meninggalkan kerjaan itu pada saat 1minggu sebelum hari raya idul fitri aku pun pulang tak kembali tanpa alasan pulang tak kembali,,,
betapa pentingnya restu atau izin orang tua agar tindakan kita diridhai Allah swt,,,
dan setelah itu aku mendpatkn kerja seperti sekarang yang aku jalani,, alhamdllah,,, tetaplah sukuri apa yang ada dengan bersyukur mudah-mudahn Allah swt menmbah rizki dari apa yang aku dpat skrang ameen.
At the age of 16-17 yrs I've learned to work hard and heavy to help both parents as well as to meet the needs of every day,at first I will force themselves to work despite the sheer contrast with the heart ,,,in order to meet the needs ofparents in the kitchen ,,,,because sudh used to work eventually was used for bkerja initially impose themselves despite the sheer contrast with the heart ,,,approximately 4tahun ever worked membntu parents home I sngat memorized because I live and feel there is no purpose to bkerja assist parents in the sense CALCULATION but all of it because I belajr Koran and feels its obligations, sbagai boys first if not me Who else if not now when again (in the liver = initiative). At that time alhamdllah during 4y not ask for pocket money each parent unless given ,,,after that I felt tired and jemuh because there is no progress then I ask permission kepda parents and teachers (ustad) to work out of town to wanderfor the provision for the future in mrantau bnyak kinds of work that I experienced and can berknlan with the kinds of people from different areas I am very happy that I feel at home rarely go home yet after beberpa years I lived I finally was contemplated until when I work this way then, ,,until when I lived here then ,,,which at the time I spend all times bkerja heavy and hard to live it,appears on the desires of the heart (the initiative) to skolah package C were not for the advice of parents ,,,but now I'm looking for ways to how the parents permitted ,,,so that parents give pengarahn to attend school in the C package JAKARTA / KEBON ORANGE / kedoya-piss with you while school package C I was applying for work and immediately accepted ,,, placed APARTEMN after that I go home tired with life in the area rantauan then, ,, for reasons that can still keep the feeling of parents in order to remain happy ,,, so I could see the face of the old man so I could see the condition of the parents ,,, when I return often parents feel lost, felt homesick terhadpku ,,,all of them how important approval / permission of parents to smua our actions so blessed of God Almighty,when applying for work in Cirebon directly interview the next day the next day direct placement (GRAGE MALL) at the same time work ,,,but after 1 month I think the results are not in accordance with the expenditure finally I also made a resignation letter ,,,I, too outgoing for bkerja back outside the city (Bandung) to mengumpulkn preparation for the next step ,,,I realized how long I like this then ,,,,the liver was said ari wong mengkenensi nyugi'nang bae office ya cah (B.Cirebon) I'm waiting for the right time to leave the job at the time 1minggu before Eid I went home did not come back for no reason not to return home ,,,the importance of parental consent or permission that Allah approves of our actions ,,,and after that I mendpatkn work like now that I live ,, ,,, alhamdllah remains Sukuri what is with easy-mudahn grateful to Allah menmbah rizki of what I dpat skrang ameen.
pada awalnya aku memaksa kehendak sendiri untuk bekerja walau bertolak belaka dengan hati,,,
demi memenuhi kebutuhan
orang tua didapur,,,,
karena sudh terbiasa bekerja akhirnya sudah biasa untuk bkerja yang pada awalnya memaksakan diri walau bertolak belaka dengan hati,,,
kurang lebih 4tahun lamanya bekerja membntu orang tua dirumah aku sngat hafal karena aku yang menjalani dan merasakan tidak ada maksud tujuan untuk bkerja membantu orang tua dalam arti PERHITUNGAN tapi semua itu karena aku belajr mengaji dan merasa kewajibanya,sbagai anak laki-laki pertama kalo bukan aku siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi(dalam hati=inisiatif).
Pada saat itu alhamdllah selama 4thn tidak minta uang jajan sama ortu kecuali dikasih,,,
setelah itu aku merasa lelah dan jemuh karena tidak ada kemajuan maka aku minta izin kepda orang tua dan guru (ustad) untuk bekerja di luar kota MERANTAU
guna mencari bekal untuk masa depan dalam mrantau bnyak macam-macam kerja yang aku alami dan bisa berknlan dengan macam orang dari berbagai daerah aku sangat senang sehingga aku betah jarang pulang namun setelah beberpa tahun aku jalani akhirnya aku pun merenung sampai kapan aku kerja begini trus,,,
sampai kapan aku hidup begini trus,,,
yang pada saat itu aku habiskan semua masa-masa bkerja berat dan keras pada hidup itu,
muncul pada keinginan hati(inisiatif)untuk skolah paket C bukan karena nasehat orang tua,,,
namun kini aku mencari cara agar bagaimana diijinkan orangtua,,,
sehingga orangtua memberi pengarahn untuk mengikuti sekolah paket C di JAKARTA BARAT/KEBON JERUK/KEDOYA-PESING dengan saudara sambil sekolah paket C aku pun melamar kerja dan langsung diterima,,, ditempatkan di APARTEMN setelah itu aku pulang karena capek hidup di daerah rantauan trus,,, dengan alasan agar tetap bisa menjaga perasaan orang tua agar tetap bahagia,,,agar aku bisa memandang wajah orang tua agar aku bisa melihat kondisi orang tua,,, tatkala aku pulang sering orangtua merasa kehilangan,merasa rindu terhadpku,,,
semua itu betapa pentingnya restu/izin orangtua terhadap smua tindakan kita agar diridhai Allah swt,
saat melamar kerja di Cirebon besoknya langsung interview besoknya langsung penempatan(GRAGE MALL) sekaligus bekerja,,,
namun setelah 1bulan aku berfikir hasil yang didapat tidak sesuai dengan pengeluaran akhirnya aku pun membuat surat pengunduran diri,,,
aku pun kluar untuk bkerja kembali di luar kota (Bandung)guna mengumpulkn bekal untuk langkah selanjutnya,,,
aku pun menyadari sampai kapan aku begini trus,,,,
hati pun berkata:ari mengkenensi nyugi'nang wong kantor bae ya cah(B.Cirebon)aku menunggu waktu yang tepat untuk pergi meninggalkan kerjaan itu pada saat 1minggu sebelum hari raya idul fitri aku pun pulang tak kembali tanpa alasan pulang tak kembali,,,
betapa pentingnya restu atau izin orang tua agar tindakan kita diridhai Allah swt,,,
dan setelah itu aku mendpatkn kerja seperti sekarang yang aku jalani,, alhamdllah,,, tetaplah sukuri apa yang ada dengan bersyukur mudah-mudahn Allah swt menmbah rizki dari apa yang aku dpat skrang ameen.
No comments:
Post a Comment